<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BISNIS 4LIFE TRANSFER FACTOR &#124; Molekul Pendidik Sistem Imun Terbaik &#187; diabetes mellitus</title>
	<atom:link href="http://bisnistransferfactor.com/tag/diabetes-mellitus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bisnistransferfactor.com</link>
	<description>Solusi Aman Atasi Kanker, Tumor, Hepatitis, TBC, Asma, Serviks, Diabetes tanpa efek samping Bukan Obat produk No.1  tanpa saingan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Dec 2011 15:40:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bisnistransferfactor.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/928bf42a5426235cdd55877d79f69ceb?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>BISNIS 4LIFE TRANSFER FACTOR &#124; Molekul Pendidik Sistem Imun Terbaik &#187; diabetes mellitus</title>
		<link>http://bisnistransferfactor.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bisnistransferfactor.com/osd.xml" title="BISNIS 4LIFE TRANSFER FACTOR &#124; Molekul Pendidik Sistem Imun Terbaik" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bisnistransferfactor.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mitos salah Tentang Diabetes</title>
		<link>http://bisnistransferfactor.com/2008/10/26/mitos-salah-tentang-diabetes/</link>
		<comments>http://bisnistransferfactor.com/2008/10/26/mitos-salah-tentang-diabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 15:29:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bisnistransferfactor</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes mellitus]]></category>
		<category><![CDATA[kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[obat kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[obat pankreas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnistransferfactor.com/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[Berikut beberapa mitos yang salah mengenai penyakit Diabetes Mellitus (DM) MANIS: Asupan coklat olahan yang manis perlu dibatasi bagi penderita diabetes. Penyakit diabetes semakin banyak berkembang. Penderitanya pun tak terbatas pada golongan usia tertentu atau berdasarkan salah satu jenis kelamin saja. Tak heran, jika pencegahan dan penanganan yang benar tentang penyakit itu semakin banyak digaungkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bisnistransferfactor.com&amp;blog=5107073&amp;post=482&amp;subd=niek4life&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Berikut beberapa mitos yang salah mengenai penyakit <span style="color:#0000ff;"><em>Diabetes Mellitus (DM)</em></span> <!-- AddThis Button END --></div>
</div>
<p><!-- reporter end--> <!-- contents lainnya start--> <!-- lainnya dalem start--></p>
<div><img style="width:325px;" src="http://www.republika.co.id/images/news/2009/07/20090721133049.jpg" alt="Mitos Salah tentang Diabetes" /></div>
<div style="text-align:justify;">MANIS: Asupan coklat olahan yang manis perlu dibatasi bagi penderita diabetes.</div>
<div id="detail_news_text" style="text-align:justify;">
<p>Penyakit diabetes semakin banyak berkembang. Penderitanya pun tak terbatas pada golongan usia tertentu atau berdasarkan salah satu jenis kelamin saja. Tak heran, jika pencegahan dan penanganan yang benar tentang penyakit itu semakin banyak digaungkan di seluruh dunia.</p>
<p>Namun, seringkali ditemukan beberapa mitos salah mengenai diabetes dalam masyarakat. Padahal, bisa jadi kesalahan itu justru bisa menjerumuskan dalam keadaan yang berbahaya.</p>
<p>Berikut adalah beberapa mitos salah mengenai diabetes serta alasannya yang perlu Anda ketahui, antara lain :</p>
<p><strong>Mitos 1 : Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan diabetes </strong></p>
<p>Salah. Penyebab diabetes belum dipahami sepenuhnya. Terlalu banyak mengonsumsi gula tidak secara otomatis menyebabkan diabetes. Alih-alih, diabetes mulai ketika kemampuan tubuh untuk memproses makanan menjadi glukosa yang dibutuhkan sel tubuh terganggu. Sebuah jenis hormon yang disebut insulin diproduksi didalam pankreas. Insulin membantu sel dalam tubuh untuk menggunakan glukosa menjadi bahan bakar. Hal itu merupakan tipe diabetes yang paling umum dan penyebabnya.</p>
<p>Diabetes Tipe 1 muncul ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Tanpa insulin, gula yang dikonsumsi akan terkumpul di aliran darah. Orang yang terkena diabetes tipe 1 harus mendapatkan insulin agar gula dapat masuk ke dalam sel.</p>
<p>Sementara itu diabetes tipe 2 muncul ketika insulin tidak berfungsi sebagaimana seharusnya atau biasa disebut resistensi insulin atau jika pankreas tidak memproduksi cukup insulin. Orang yang kelebihan berat badan cenderung mengalami hal itu. Kejadian itu dapat terjadi pada orang dengan usia berapa saja. Selain itu, wanita bisa mengalami diabetes pada masa kehamilan yang disebut gestational diabetes.</p>
<p><strong>Mitos 2 : Jika dokter mengatakan Anda memiliki garis batas diabetes, maka tidak perlu khawatir<br />
</strong><br />
Tidak ada istilah garis batas diabetes. Untuk sebagian besar orang, perbatasan berarti mereka tidak memiliki diabetes sehingga tidak perlu mengontrol apa pun. Hal itu salah! Jika Anda memiliki diabetes, maka terima kenyataan Anda mengidapnya. Diabetes harus diobati dan dianggap serius.</p>
<p>Jika Anda mengalami pradiabetes, yaitu ketika kadar gula darah tinggi namun belum sampai tingkat diabetes, maka sebaiknya Anda menyikapinya dengan serius.</p>
<p><strong>Mitos ke-3 : Jika saya tidak perlu minum obat diabetes, maka diabetes saya tidak serius</strong></p>
<p>Tidak semua penderita diabetes membutuhkan obat. Jika tubuh memperoduksi sebagian kecil insulin, menurunkan berat badan, menerapkan pola makan sehat serta berolahraga secara teratur maka insulin akan bekerja lebih efektif. Namun, diabetes senantiasa berubah seiring dengan waktu dan bisa saja bantuan obat diperlukan nantinya.</p>
<p><strong>Mitos ke-4 : Sebelumnya saya tidak mengonsumsi obat diabetes, namun sekarang dokter telah meminta saya untuk makan obat atau memperoleh insulin tambahan. Artinya, saya telah melakukan sesuatu yang salah atau saya telah gagal</strong></p>
<p>Seperti yang telah disebutkan diatas, diabetes berubah seiring waktu. Sesuatu yang berhasil saat ini, belum tentu akan berhasil di masa datang karena diabetes adalah penyakit yang berkembang terus menerus. Tujuan yang paling penting bagi penderita diabetes adalah tetap menjaga kadar gula darah mendekati normal agar tubuh terasa sehat dan menghindari komplikasi diabetes pada jangka panjang.</p>
<p><strong>Mitos ke-5 : Insulin dapat menyebabkan penambahan berat badan dan menyebabkan obesitas yang tidak baik, sebaiknya Anda menghindari insulin</strong></p>
<p>Dua penelitian yang khusus mengobservasi dan mempelajaari manajemen diabetes yang dilakukan United Kingdom Prospective Study (UKPDS) dan Diabetes Control and Complications Trial (DCCT) menunjukkan, manfaat dari pengaturan glukosa dengan insulin yang nyatanya tidak menambah berat badan.</p>
<p><strong>Mitos ke -6 : Cara terbaik untuk mengetahui kadar gula darah adalah bagaimana perasaan Anda hari ini</strong></p>
<p>Sebagian orang memiliki gejala ketika kadag gula darah terlalu rendah atau tinggi, sementara yang lainnya tidak. Karena gejala-gejala kadar gula darah tinggi dan rendah hampir serupa, sangat sulit mengetahui arti dari gejala yang Anda rasakan. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah mengecek kadar gula darah seperti biasa.</p>
<p><strong>Mitos ke-7 : Jika kadar gula darah saya tidak melebihi dari 180 mg/dl, tentunya normal untuk saya sebagai penderita diabetes</strong></p>
<p>Tidak! Kadar gula darah para penderita diabetes memang tidak sama dengan kadar gula darah orang normal. Namun, meskipun kadar glukosa Anda tinggi, bukan berarti ukkuran tersebut baik. Kadar gula yang berlebihan dari yang direkomendasikan dapat mengakibatkan kerusakan berbagai organ dan sistem dalam tubuh Anda.</p>
<p><strong>Mitos ke-8 : Diabetes tipe-2 tidaklah serius</strong></p>
<p>Mitos itu sangat berbahaya karena orang yang mempercayai hal itu bisa saja tidak menganggap penyakit ini serius. Semua tipe diabetes sangat serius dan harus ditangani dengan serius juga.</p>
<p><strong>Mitos ke-9 : Ada alat pengukur kadar gula darah yang tidak mengharuskan saya untuk mengeluarkan darah</strong></p>
<p>Setiap pengukur gula darah membutuhkan tetesan darah untuk mendapatkan hasilnya. Ada berbagai jenis pengukur gula darah yang memungkinkan Anda mengambil darah dari telapak tangan atau jari. Yang perlu diingat, Anda harus mengeluarkan darah untuk memperoleh tetesan darah yagn diperlukan.</p>
<p><strong>Mitos ke-10 : Komplikasi diabetes tidak dapat dihindari, jadi mengapa harus memperhatikan penyakit diabetes yang saya alami.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Komplikasi diabetes dapat dihindari. Studi yang dilakukan oleh UKPDS dan DCCT menunjukkan, komplikasi dapat dihambat dan dicegah dengan kontrol gula darah. Diabetes adalah penyakit serius, umum, biaya mahal namun dapat dikontrol. Banyak orang yang mengalami diabetes dapat menjalani hidup normal serta mencegah komplikasi tambahan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a title="sumber : Republika Online" href="http://www.republika.co.id" target="_blank"><strong>(sumber : Republika Online)</strong></a></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/niek4life.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/niek4life.wordpress.com/482/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bisnistransferfactor.com&amp;blog=5107073&amp;post=482&amp;subd=niek4life&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnistransferfactor.com/2008/10/26/mitos-salah-tentang-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e08fdf762b73a48beadaf230d9ae3466?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bisnistransferfactor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.republika.co.id/images/news/2009/07/20090721133049.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mitos Salah tentang Diabetes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIABETES, Gara-gara Pankreas &#8220;MOGOK&#8221;</title>
		<link>http://bisnistransferfactor.com/2008/09/08/diabetes-gara-gara-pankreas-mogok/</link>
		<comments>http://bisnistransferfactor.com/2008/09/08/diabetes-gara-gara-pankreas-mogok/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 07:53:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bisnistransferfactor</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes mellitus]]></category>
		<category><![CDATA[obat diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[obat kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kencing manis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niek4life.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Diabetes Mellitus (DM), demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme. Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut oleh awam sebagai gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bisnistransferfactor.com&amp;blog=5107073&amp;post=154&amp;subd=niek4life&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-158" title="diabetes-diagram-480pix" src="http://niek4life.files.wordpress.com/2009/03/diabetes-diagram-480pix.jpg?w=468&#038;h=333" alt="diabetes-diagram-480pix" width="468" height="333" /></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Diabetes  Mellitus (DM), demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat  diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme.  Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam  tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut oleh awam sebagai  gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang  kemudian masuk ke dalam aliran darah agar glukosa dapat diubah menjadi energi  yang dibutuhkan oleh setiap sel di seluruh bagian tubuh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:2.25pt;text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Arial;">PENYEBAB “MOGOK”  NYA PANKREAS</span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Penyusutan sel  akibat masalah genetik</span></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Peradangan yang  disebabkan oleh serangan virus ke pankreas, khususnya Pulau Langerhans sehingga  pankreas tidak bekerja dengan baik. DM jenis ini merupakan DM tipe I, yakni  diabetes yang tergantung pada insulin. DM-nya muncul pertama ketika penderita  masih berusia dibawah 30 tahun.</span></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Metabolisme yang  melambat akibat penuaan. Pada kondisi ini pankreas memproduksi insulin dalam  jumlah cukup tapi tubuh tidak meresponnya dengan baik. Akibatnya, glukosa tetap  saja menumpuk di dalam darah dan urine. Kondisi ini sering terjadi pada  penderita DM tipe II, yakni diabetes yang tidak tergantung pada insulin dan  biasanya meyerang orang paruh baya dengan gaya hidup kurang gerak dan banyak  makan makanan tinggi kalori serta lemak tapi kurang serat.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:2.25pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;"><img class="alignright size-full wp-image-159" title="type-2-diabetes-from-webmd" src="http://niek4life.files.wordpress.com/2009/03/type-2-diabetes-from-webmd.jpg?w=468" alt="type-2-diabetes-from-webmd"   />Bila metabolisme  itu berjalan dengan baik, tak akan ada kelebihan glukosa dalam darah. Tapi,  metabolisme ini bisa kacau gara-gara pankreas yang “mogok” bekerja, sehingga  tidak tersedia hormon insulin yang cukup untuk mengubah glukosa menjadi  energi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:2.25pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Kekurangan  insulin dalam tubuh mengakibatkan glukosa menjadi tetap berada dalam darah. Bila  darah kewalahan menampungnya, glukosa ini akhirnya masuk ke dalam urine untuk  dibuang. Itu sebabnya, ketika kadar gula dalam darah dan urine penderita diukur,  hasilnya diatas normal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:2.25pt;text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Arial;">GEJALA  :</span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Sering  haus</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Sering buang air  kecil</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Sering  lapar</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Kaki dan tangan  sering kesemutan</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Kehilangan berat  badan padahal nafsu makan tetap besar.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Lemas dan  lelah</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Pada tahap lebih  lanjut :</span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Penderita mudah  tersinggung</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Kulitnya kering  dan gatal-gatal</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Luka menjadi lama  sembuhnya</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Penglihatan  menjadi kabur</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Infeksi berulang  pada kandung kemih, vagina, dan kulit.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Arial;">DUA KALI  PEMERIKSAAN</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Kalau Anda  mengalami gejala diabetes, segeralah pergi ke dokter. Untuk memastikan  diagnosisnya, dokter akan meminta Anda melakukan pemerikasaan kadar gula dalam  darah dan urine di laboratorium. Kedua pemeriksaan ini biasanya akan dilakukan  dua kali. Pertama untuk mendapatkan nilai gula darah puasa. Sebelum pemeriksaan  pertama, penderita diharuskan berpuasa 8 – 10 jam sebelum pemeriksaan.  Sesudahnya, penderita dipersilakan makan dan minum, lalu 2 – 3 jam kemudian  dilakukan pemeriksaan kedua untuk memperoleh nilai gula darah setelah  makan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Mengapa harus  menunggu begitu lama?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;"> Asumsi para ahli, selama satu jam pertama setelah makan,  kadar gula darah biasanya meningkat karena tubuh mendapat suplai karbohidrat.  Tapi, kemudian turun kembali karena diambil oleh tubuh untuk menghasilkan  energi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Bila dari hasil  pemeriksaan diketahui kadar gula darah Anda<span> </span>tinggi, sebaiknya  segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan obat diabetes atau bila  dirasa perlu akan mendapatkan suntikan insulin. Penyakit DM yang tak ditangani  dengan baik akan mengakibatkan komplikasi ke berbagai organ, mulai dari ginjal,  jantung, mata, telinga, dan saraf. Bukan hanya itu, aktivitas seksual dan daya  tahan tubuh akan turun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Selain obat  dokter, perubahan gaya hidup dan pola makan juga akan memperbaiki metabolisme  tubuh dan kerja insulin. Menurut para ahli gizi, tidak ada diet khusus bagi  penderita DM. Yang penting, makan dengan gizi seimbang, ada karbohidrat kompleks  seperti nasi, roti, bakmi, bihun, kentang, atau sereal. Lengkapi dengan protein  tapi jangan yang berlemak. Juga dengan sayur dan buah sebagai sumber serat yang  dapat memperlambat pemecahan, pelepasan, dan penyerapan gula sehingga kadar gula  darah tidak meningkat dengan dengan drastis. </span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Makan yang  manis-manis boleh saja asalkan tidak melebihi kalori yang disarankan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Arial;">Selain mengatur  pola makan, penderita DM juga perlu menaati jadwal makan, yakni makan 3 kali  sehari dengan waktu yang teratur. Karena denagn demikian, tubuh mendapat pasokan  yang teratur sehingga mencegah terjadinya hipoglikemia (tubuh mengalami  kekurangan gula) yang dapat berakibat syok sampai pada kematian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">[ Sumber artikel Buku Food Cures  Intisari &amp; Gramedia ]</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/niek4life.wordpress.com/154/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/niek4life.wordpress.com/154/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/niek4life.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/niek4life.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bisnistransferfactor.com&amp;blog=5107073&amp;post=154&amp;subd=niek4life&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnistransferfactor.com/2008/09/08/diabetes-gara-gara-pankreas-mogok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e08fdf762b73a48beadaf230d9ae3466?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bisnistransferfactor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://niek4life.files.wordpress.com/2009/03/diabetes-diagram-480pix.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">diabetes-diagram-480pix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://niek4life.files.wordpress.com/2009/03/type-2-diabetes-from-webmd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">type-2-diabetes-from-webmd</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
