Hepatitis B saya telah didiagnosis dengan Hepatitis B, sebuah penyakit hati. Disebabkan oleh Hepatitis B, saya menderita migrain dan berhubung dgn lambung perut, kulit saya mulai menjadi kuning, saya merasa lelah setiap saat dan pada saat yang sama, Saya kehilangan nafsu makan. Saya telah mengunjungi berbagai rumah sakit dan klinik dan diambil semua jenis obat, tetapi semua itu tidak banyak membantu saya untuk memperbaiki keadaan. Pada bulan Mei 2007, saya mengetahui tentang Transfer Factor. Saya mulai untuk mengkonsumsi Transfer Factor dan Transfer Factor Plus, 3 capsules masing-masing, dua kali sehari. Dua minggu setelah memakan Transfer Factor, kondisi kesehatan saya mulai membaik. Saya tidak lagi menderita migrain dan berhubung dgn lambung perut. Kulit muka saya telah kembali normal, dan nafsu makan juga meningkat. Nantinya, hasil tes darah saya menunjukkan kemajuan turun dari 2.000 ke 300. Sekarang, saya menjadi lebih sehat. Saya ingin menyarankan orang yang serupa dengan kesehatan tantangan untuk mengkonsumsi Transfer Factor, karena produk ini telah terbukti efektif untuk mengobati penyakit saya!
Norijal bin Mohd Sarhan, 35 tahun, Male, banting, Selangor, Malaysia.
Istilah “Hepatitis” dipakai untuk semua jenis peradangan pada hati (liver). Penyebabnya dapat berbagai macam, mulai dari virus sampai dengan obat-obatan, termasuk obat tradisional. Virus hepatitis juga ada beberapa jenis, hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F dan G. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B, C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ).
Hepatitis A
Seringkali infeksi hepatitis A pada anak-anak tidak menimbulkan gejala, sedangkan pada orang dewasa menyebabkan gejala mirip flu, rasa lelah, demam, diare, mual, nyeri perut, mata kuning dan hilangnya nafsu makan. Gejala hilang sama sekali setelah 6-12 minggu. Orang yang terinfeksi hepatitis A akan kebal terhadap penyakit tersebut. Berbeda dengan hepatitis B dan C, infeksi hepatitis A tidak berlanjut ke hepatitis kronik.
Masa inkubasi 30 hari. Penularan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feces pasien, misalnya makan buah-buahan, sayur yang tidak dimasak atau makan kerang yang setengah matang. Minum dengan es batu yang prosesnya terkontaminasi.
Saat ini sudah ada vaksin hepatitis A, memberikan kekebalan selama 4 minggu setelah suntikan pertama, untuk kekebalan yang panjang diperlukan suntikan vaksin beberapa kali. Pecandu narkotika dan hubungan seks anal, termasuk homoseks merupakan risiko tinggi tertular hepatitis A.
Hepatitis B
Gejala mirip hepatitis A, mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. Penularan dapat melalui jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi, transfusi darah dan gigitan manusia.
Pengobatan dengan interferon alfa-2b dan lamivudine, serta imunoglobulin yang mengandung antibodi terhadap hepatitis-B yang diberikan 14 hari setelah paparan.
Vaksin hepatitis B yang aman dan efektif sudah tersedia sejak beberapa tahun yang lalu. Yang merupakan risiko tertular hepatitis B adalah pecandu narkotika, orang yang mempunyai banyak pasangan seksual.
Mengenai hepatitis C akan kita bahas pada kesempatan lain.
Hepatitis D
Hepatitis D Virus ( HDV ) atau virus delta adalah virus yang unik, yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Penularan melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif.
Hepatitis E
Gejala mirip hepatitis A, demam pegel linu, lelah, hilang nafsu makan dan sakit perut. Penyakit yang akan sembuh sendiri ( self-limited ), kecuali bila terjadi pada kehamilan, khususnya trimester ketiga, dapat mematikan. Penularan melalui air yang terkontaminasi feces.
Hepatitis F
Gejala hepatitis F, Baru ada sedikit kasus yang dilaporkan. Saat ini para pakar belum sepakat hepatitis F merupakan penyakit hepatitis yang terpisah.
Hepatitis G
Gejala serupa hepatitis C, seringkali infeksi bersamaan dengan hepatitis B dan/atau C. Tidak menyebabkan hepatitis fulminan ataupun hepatitis kronik. Penularan melalui transfusi darah jarum suntik. Semoga pengetahuan ini bisa berguna bagi Anda dan dapat Anda teruskan kepada saudara ataupun teman Anda.
Mencegah Kanker Hati
KANKER hati merupakan kanker yang sering dijumpai di Indonesia. Kanker ini dihubungkan dengan infeksi Hepatitis B atau Hepatitis C. Artinya pada umumnya penderita kanker hati pernah terinfeksi Hepatitis B atau C.
Penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C sering dialami penduduk Indonesia. Kedua penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh. Virus Hepatitis B dan Hepatitis C dapat ditularkan melalui hubungan seksual, jarum suntik, dan transfusi darah.
Kami siap membantu anda dengan memberikan informasi tentang perawatan dengan molekul ajaib Transfer Factor, untuk info lebih lanjut silahkan menghubungi kami :
Rudy & Nuniek
HP. 0812.1938.5533 / 0815.3273.5553
Filed under: ARTIKEL KESEHATAN Ditandai: | 4life hepatitis, hepatitis, Hepatitis 4Life Transfer Factor, Hepatitis A, hepatitis akibat virus, infeksi Hepatitis B, infeksi Hepatitis c, Infeksi Kuman, Mencegah Kanker Hati, Pengobatan Hepatitis dengan 4Life Transfer Factor, penyakit autoimun, penyakit kanker, Penyakit Mikrobakteria, Penyakit neurologi, Penyakit Parasit, sembuh dari hepatitis, transfer factor autoimun, transfer factor hepatitis, transfer factor hepatitis A, transfer factor hepatitis B, transfer factor hepatitis C, transfer factor hepatitis D, transfer factor hepatitis E, transfer factor hepatitis F, transfer factor hepatitis G, Transfer Factor Infeksi Virus, transfer factor kanker, transfer factor kanker hati, transfer factor virus, vaksin hepatitis A, Virus hepatitis















istri saya menderita penyakit hepatitis B yg sudah kronis dan sudah di vonis dokter 4 bulan sisa hidupnya, apa dengan TRANSFER FACTOR ini sakit yg di derita istri saya bisa hilang, sembuh dan gak akan balik lagi….?
salam,
dedy
produk ini layak dicoba pak dedy & nnt bpk bisa lihat progressnya dalam 4 bulan setelah konsumsi TF, mengingat kondisi yg sudah kronis maka akan membutuhkan waktu cukup lama utk sampai pada tahap benar2 sembuh, krn virus hepatitis biasanya msh ada dalam tubuh meskipun kelihatannya ybs sdh sembuh, krn itu perlu pengobatan yg konsisten & jangka panjang. tks